Arti Penting Mengenali Kekurangan Diri

Diposting oleh Inspirasi Kecilku on Sabtu, 04 Mei 2013

Saya, Anda, dan kita semua setuju jika manusia adalah makhluk yang tidak sempurna. Ketidaksempurnaan tersebut terlihat dari beberapa kelemahan yang di miliki dalam diri manusia. Oleh karena itu, setiap manusia pasti selalu berhubungan dan saling membutuhkan dengan manusia lainnya dalam menjalani hidup untuk saling mengisi kelemahan yang dimiliki.

Kebingunan
Akan tetapi, pernahkah Anda menyadari setiap manusia bisa mengetahui apa-apa saja kekurangan yang ada dalam dirinya? Tidak! Memang ada sebagian, tetapi sebagian besar lainnya tidak pernah tahu apa yang sebenarnya menjadi titik lemah dalam diri mereka. Padahal, keharusan untuk mengetahui kekurangan dalam diri manusia ini sangat penting agar Anda tidak terjebak dan terjerumus dalam kesimpulan yang merugikan.

Misalnya, Anda tidak sadar jika selama ini memiliki kekurangan dalam hal cara berkomunikasi kepada banyak orang. Suatu saat, Anda kemudian dimintai menjadi pembawa acara dan menyanggupinya. Apa yang terjadi? Jelas, acara yang Anda bawakan akan hancur total. Ini semua karena Anda tidak mawas diri, terlalu sombong, tidak pernah mau belajar, sehingga salah dalam mengambil keputusan dan membuat semua hal tidak berjalan maju. Bukan diri Anda sendiri saja yang rugi, tetapi juga orang lain. Coba saja Anda tahu kekurangan tersebut dan menolak tawaran menjadi pembawa acara, pasti kejadiannya tidak akan seperti itu bukan?

Pemahaman terhadap kekurangan diri yang ditindaklanjuti dengan sikap yang baik ternyata mampu mengantarkan Anda pada gerbang kesuksesan dan menghindarkan dari jurang kegagalan.

Anda harus selalu paham dengan karakteristik dalam diri. Pahami apa kelebihan dan kekurangannya. Jika Anda berhasil melakukannya, setidaknya akan ada 5 manfaat dari mengenali kekurangan dalam diri sendiri, antara lain sebagai berikut.

1. Tidak sombong.
Orang yang tahu jika dirinya mempunyai kelemahan tidak akan pernah sombong membanggakan kelamahannya tersebut. Mereka akan senantiasa bersikap rendah hati dan tidak berlebihan dalam bersikap.

2. Selalu mawas diri.
Orang yang paham dengan kelemahan dirinya juga selalu mawas diri untuk menganalisa kekurangan apa saja yang harus segera diperbaiki. Ada bisa mawas diri sehingga mampu mengontrol keinginan untuk berbuat hal-hal yang justru bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

3. Termotivasi untuk belajar.
Ketika merasa memiliki kekurangan, Anda pasti akan segera termotivasi untuk belajar. Anda berharap dengan banyak belajar akan membuat diri menjadi semakin berkembang. Sehingga, proses belajar yang baik dapat digunakan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kelemahan yang ada pada diri Anda selama ini.

4. Tidak salah mengambil keputusan.
Seseorang akan cenderung menghindari melakukan sebuah hal ketika merasa tidak yakin dapat melaksanakannya dengan baik. Mereka tidak ingin ketidaktahuan yang ada justru menggiringnya kepada jurang kehancuran. Jika dipikir dengan jernih, pernyataan tersebut sangat benar karena tanpa keyakinan dan keterampilan untuk berhasil akan sangat bodoh jika ada seseorang yang masih nekat melakukannya. Dengan demikian, sikap memahami kekurangan diri sendiri ternyata mampu menghindarkan Anda dari kesalahan dalam pengambilan sebuah keputusan.

5. Mudah bergerak maju.
Semakin paham dengan kekurangan yang ada akan membuat Anda semakin termotivasi untuk belajar demi menghapus kekurangan tersebut. Semakin banyak proses belajar yang dilakukan akan semakin membuat diri Anda berkembang lebih pesat. Semakin pesat perkembangan positif yang dihasilkan akan membuat Anda semakin mudah untuk bergerak maju menuju tujuan yang selam ini dicita-citakan.

Kekurangan tidak selalu membawa dampak negatif jika Anda bisa menyiasatinya dengan baik. Bahkan, kekurangan justru bisa menjadi titik klimaks kebangkitan Anda dalam meraih kesuksesan. Bagaimana dengan kekurangan dalam diri Anda selama ini? Sudahkan Anda mengidentifikasi dan memperbaikinya dengan benar?

Bermimpi dan Bertindak

Diposting oleh Inspirasi Kecilku on Kamis, 25 April 2013

Hidup adalah kenyataan. Semua yang Anda alami selama hidup adalah nyata dan bukan mimpi belaka. Akan tetapi, hidup tanpa impian akan terasa hambar karena tujuan hidup sebenarnya berasal dari sebuah impian. Lalu, bagaimana cara mengkombinasikan keduanya agar berjalan beriringan?

Bermimpi dan Bertindak
Hidup erat dengan tujuan. Sedangkan tujuan hidup seseorang sering berawal dari sebuah mimpi yang sering dibayangkannya. Untuk mencapai tujuan tersebut Anda perlu bertindak melakukan sesuatu aksi yang nyata. Dengan demikian, Anda akan bisa menggapai tujuan tersebut dan tidak hanya membayangkannya sebagai impian belaka.

Berani bermimpi dan berani bertindak, itulah kunci utama meraih kebahagiaan. Jangan pernah menyerah ketika berusaha mencapai cita-cita. Sebuah cita-cita besar selalu membutuhkan usaha yang besar juga bukan? Tetap konsisten dan selalu ingat manisnya hasil yang akan didapat sebagai motivasi dalam bertindak.

Jual Mahal Demi Harga Diri

Diposting oleh Inspirasi Kecilku on Rabu, 20 Maret 2013

Jual Mahal Demi Harga Diri – Kita sebagai manusia selalu hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Karena kebutuhan manusia yang sangat tinggi dalam bersosialisasi inilah yang membuat manusia dikenal sebagai makhluk sosial. Kita semua paham dan sadar jika manusia tidak dapat hidup sendirian dan selalu bergantung pada bantuan orang lain.

Harga Diri

Sikap dan lingkungan sangat berpengaruh terhadap apa yang kita rasakan ketika mulai bersosialisasi dengan orang lain. Ada kalanya kita merasa cocok, sepaham, dan sepemikiran dengan orang tertentu. Akibatnya, kita merasa lebih nyaman ketika berhubungan dengan mereka. Akan tetapi, kita juga pernah merasa tidak nyaman ketika berhubungan dengan seseorang yang kemudian membuat kita menjauh dari orang tersebut. Hal ini memang wajar, karena kepala boleh sama, tapi isi pikiran dalam kepala manusia itu berbeda-beda. Perbedaan cara pandang, pemikiran, pendapat, dan sikap inilah yang membuat kita mengalami benturan dengan orang-orang yang tidak serasa dengan kita.

Evaluasi Diri
Apa yang perlu kita lakukan? Pada awalnya kita memang wajib untuk mengalah. Anggap saja kita yang salah dengan selalu introspeksi diri. Evaluasi apa yang kurang baik dari diri kita hingga membuat diri kita tidak nyaman dengannya. Dengan mengalah dan berbuat baik kepadanya, kita akan memancing nuraninya agar terketuk dan melihat kehadiran kita sebagai orang yang baik kepadanya. Kita berharap jika kebaikan yang telah diberikan akan dibalas dengan kebaikannya hingga kita pun dapat bersatu dalam suasana yang nyaman kembali.

Lalu, bagaimana jika cara itu gagal? Kita memang perlu bersabar, tetapi kesabaran kita juga ada batasnya. Kita dapat mengalihkan perhatian sejenak untuk mengulur waktu kesabaran kita dalam menunggu balasan kebaikan darinya.

Bagaimana jika cara itu tetap gagal? Kita wajib untuk jual mahal! Kita memang butuh orang lain untuk menyalurkan kebutuhan kita dalam bersosialisasi, tetapi tidak dilandasi dalam ketidaknyamanan. Kita dapat memilih orang lain yang mampu menghadirkan kenyamanan bagi kita semua. Jual mahal yang kita tampilkan dihadapannya hanyalah sebatas acting, bukan sifat dasar diri kita. Kita hanya perlu ngotot jika sebenarnya diri kita itu memiliki nilai lebih dan tidak pantas untuk diperlakukan secara tidak nyaman.

Kita wajib menantang agar tidak bisa diremehkan orang lain. Jual mahal yang kita lakukan semata-mata untuk menjaga harga diri kita. Kita tentu tidak ingin disepelekan. Kita juga tentu tidak ingin harga diri kita diabaikan. Oleh karena itu, sekali tempo bersikap jual mahal demi menjaga harga diri yang tengah terancam sangat wajib kita lakukan.
 

Pengikut